RUMAH PENA DIGANDENG OLEH SEKOLAH INOVASI

Friday, July 14, 2017

Sekitar dua bulan yang lalu, mbak Ade Ufi - teman lama di Love Asset- mengajak saya untuk mengisi pelatihan menulis di Sekolah  CITA Buana. Lama ngga jumpa, rupanya mbak Ade sudah menjadi pengurus Sekolah Inovasi, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang training. Setelah ngobrol ngobrol sejenak soal Sekolah Inovasinya, saya pun tertarik buat join mengisi pelatihan menulis yang diselenggarakan Sekolah Inovasi. Bukan Juli ini, mereka punya jadwal mengisi di sekolah Cita Buana.

Saya mewakili Rumah Pena, lembaga kursus yang saya dan keluarga dirikan bersama sama, mulai mempersiapkan materi khusus untuk sekolah inovasi. Sayangnya, dua hari sebelum hari H pelatihan dimulai, saya malah jatuh sakit.

Ya, sakit yang muncul karena kelelahan. Kurang lebih sebulan belakangan, aktifitas saya keluar rumah memang seringkali sekali. Hampir setiap hari saya berangkat pukul 10 pagi dan pulang ke rumah pukul 10 malam. Mending kalau jaraknya dekat, tempat tempat yang saya datangi itu jauh jauh. Mulai dari Tangerang, Jakarta, Depok sampai Bekasi. Melelahlan memang tapi saya senang. Karena kegiatannya adalah kegiatan meeting sama beberapa PH, bahkan buku saya selanjutnya ada yang akan difilmkan lagi setelah film Insya Allah Sah. Btw film Insya Allah Sah masih tayang di bioskop, lho. Selain meeting saya juga promo film ke sana kemari. Menyenangkan memang. Tapi tetap saja badan saya butuh istirahat.

Akhirnya selama 2 hari saya sakit, istirahat full di rumah. Minum obat ini itu dan dibekali. Tadinya nyaris gagal mau datang ke Depok, apalagi belum pulih benar. Tapi saya ingin sekali mengajar menulis lagi setelah hampir dua bulan sibuk ngurusin film Insya Allah Sah. Mengajar menulis adalah sharing yang menyenangkan. Selain memberikan ilmu, kita juga bisa belajar. Apalagi kalau kita mengajar bareng trainer yang lain.

Di pelatihan menulis Cita Buana, yang digawangi oleh Sekolah Inovasi pada tanggal 13 Juli kemarin, saya mengajar bersama dua trainer lainnya. Yaitu mba Ade Ufi yang mengajarkan soal dunia menulis dan self editing, mba Anisa yang mengajarkan untuk membuat karakter dan mencari ide. Uniknya tema khusus pelatihan ini adalah belajar menulis cerita anak. Jadi saya pun belajar hal hal baru. Saya sendiri sharing seputar bagaimana membangun konflik, setting dalam cerita hingga membuat surprise ending.

Pesertanya terdiri dari para guru Tk dan Sd sekolah Cita Buana. Ada 26 guru yang ikut serta. Bagian menyenangkan lainnya adalah : para guru ini smart banget. Jadi mengajarkannya pun semangat. Karena apa? Karena mereka ini cinta membaca, sehingga ketika diberikan materi menulis, cepat sekali tanggapnya.

Bahkan, saat diberikan waktu hanya 1 jam saja untuk latihan menulis, mereka langsung ngebut bikin cerita. Tik tak tok... Wah asyik, satu jam sudah selesai 1 cerita anak. Luar biasa bukan? Saya pun mulai membaca satu per satu tulisan para guru sesuai dengan grup yang saya bina. Subhanallah, cerita cerita mereka unik banget dan seru seru. Padahal waktu bimbingan malah ada yang susah banget ngetik, setelah saya kasih motivasi, kurang dari satu jam sudah selesai 1 cerita.

Menulis itu ternyata mudah, ya. Asalkan mau rajin membaca. Tanpa membaca kita akan kesulitan menulis karena minim kosakata. Di akhir acara, kami pun harus memilih 3 cerpen terbaik versi masing-masing trainer. Saya punya 3 pilihan sendiri, kisah tentang anak yang ditinggal ortunya ke rumah nenek, tentang Rusi si Rusa yang mandi hujan dan kisah tentang pensil emas yang membuat seorang anak jadi rajin belajar. Wah alhamdulillah banget, bisa bermanfaat hari ini.

Terus menulis ya para guru tersayang. Semoga cerita cerita kita kelak bisa memberikan manfaat untuk anak didik kita 😊 terima kasih buat sekolah inovasi atas kesempatan yang menyenangkan ini.

Salam
ACHI TM
Penulis novel INSYA ALLAH SAH






1 comment:

  1. yeeeyy... kite masuk di diary nya mbak achi tm. very inspiring mbak. scr pribadi kalo saya abis platihan singkat kmrn d cita buana jd ttarik u nulis crita ttg bnyak moral value u anak2..secara lagi seneng-senengnya liat tingkah anak sendiri... hehe... dari adib.

    ReplyDelete

 
BLOGGER TEMPLATE BY Langit Amaravati