Tuan Narsis Over Dosis

Wednesday, April 10, 2013


TUAN NARSIS OVER DOSIS
~ Achi TM ~


Ini dia Sinopsis FTV lama yang saya posting lagi di sini. Semoga bisa membantu teman-teman yang mau belajar menulis skenario ya ^_^
Ini link FTV-nya, ditayangkan di RCTI.




*** 

     Feri (20th) adalah ketua geng cowok popular di kampus Vita (19th). Tentu saja dia popular bukan karena dia cerdas dan baik hati. Feri popular karena tingkahnya yang sok kayak preman. Galak, suka memalak mahasiswa, naik moge tanpa spion kemana-mana, selalu pakai baju berantakan dan sering kali mainin perasaan cewek. Alias, semua cewek yang nembak dia selalu dia tolak. Feri anti sama perempuan, apalagi sama perempuan yang suka pakai cermin. Feri punya tiga anak buah, Bima si cungkring, Timo si gendut dan Gadis si cewek mungil. Feri punya benda rahasia yang ia kalungkan dalam sebuah kotak kecil. Semua orang tidak ada yang tahu apa isi rahasia itu, yang bisa bikin Feri mati kutu dan klepek-klepek. Tapi, Cuma Vita yang tahu. Kok bisa?
            Vita ini adalah cewek cupu di kampus. Dia selalu saja jadi bulan-bulanan Feri n the genk. Biasanya yang Feri suruh buat menggeledah barang milik Vita adalah Gadis. Vita selalu menyimpan benda-benda mahal yang ia sembunyikan di dalam tasnya. Apalagi kalau sedang dikerjai, Vita hanya bisa diam saja. Tapi dalam hatinya, Vita benci banget sama Feri.
Sampai suatu hari, ia ditolong oleh Raka (20th) cowok baik hati, anggota senat dan pujaan banyak mahasiswi juga. Karena hal itulah, Vita jadi mulai jatuh cinta sama Raka. Karena itulah Vita terus membuntuti Raka yang apesnya ketahuan sama Feri saat Vita masuk ke dalam sebuah gang kecil. Feri pun meminta uang sama Vita tapi Vita menolak dan memberontak. Benda pusaka Feri yang selalu cowok itu kalungkan. Vita heran karena isinya hanya sebuah cermin. Feri mengejar Vita dan tanpa sengaja Vita menyodorkan cermin itu. Saat melihat cermin itu, reaksi Feri langsung berubah. Dia langsung narsis over dosis alias menyukai dirinya sendiri di cermin itu. Bisa berjam-jam dia di depan cermin hanya untuk menata rambut, mengelus wajah dan memilin jenggot tipisnya. Meski sudah Vita tinggal tapi Feri tetap pada posisinya yang sama. Karena kasihan, Vita menarik cermin itu dan menutupnya. Saat ditutup, Feri langsung sadar dan ngga narsis lagi. Dia malu sama penyakit anehnya itu dan memohon sama Vita supaya ngga menyebarkan aib itu.
Pantas saja Feri tidak pernah mau melihat cermin bahkan motornya pun ngga pake kaca spion. Feri pun cerita perihal sakit narsisnya itu, karena sejak kecil ia selalu ditinggal kedua orang tuanya dan ngga punya teman. Di kamarnya ada sebuah cermin besar, saat melihat cermin itu, Feri jadi senang ngobrol sendiri sama bayangannya di cermin sampai-sampai dia menganggap dirinya adalah yang paling sempurna. Vita pun jahil dan memegang cermin keramat Feri. Cermin kecil itu ternyata adalah peninggalan almarhumah ibunya yang meninggal 2 tahun yang lalu. Semua cermin di rumahnya sudah dihancurkan sama bapaknya Feri. Hanya tersisa cermin itu saja.
Vita pun berjanji tidak akan membongkar aib Feri asalkan Feri mau mengikuti semua perintahnya. Feri pun terpaksa. Vita meminta Feri and the gank buat membuntuti Raka dan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang Raka. Akhirnya dengan segala kekonyolan yang ada, Feri and the gank mencari-cari informasi soal Raka. Mulai dari rumah, makanan kesukaan, kebiasaan Raka sampai warna celana boxing yang lagi Raka pakai. Gadis, sih, suka-suka aja karena Raka itu keren. Tapi Gadis lebih suka sama Feri daripada Raka. Jadi Gadis suka sebal kalau Vita memperlakukan Feri semena-mena, seperti mau balas dendam. Seperti Feri diminta buat bawa bakul jamu ke kelas Vita, memijiti Vita bahkan meminta Feri berteriak di lapangan kalau Vita adalah gadis tecantik di kampus. Jelas saja Feri disorakin, karena Vita, kan, cewek yang nerd banget di kampus.
Tapi keisengan Vita malah membuat petaka. Cewek-cewek di kampus yang ditolaki sama Feri langsung mengejar Vita dan mengerjai Vita di taman dekat kampus. Beruntung Raka datang dan membuat Vita tertolong. Di sana Vita keceplosan kalau dia suka sama Raka. Raka pun menyambut cinta Vita. Betapa girangnya Vita karena ia bisa jadian. Orang yang pertama kali Vita kabari adalah Feri. Ia mencari Feri ke sana kemari dan memeluk Feri yang ternyata lagi narsis sendirian di ruang dosen. Si dosen sendiri bingung sama ulang Feri. Akhirnya Vita menghancurkan kaca dan membuat Feri sadar. Vita bilang dia udah jadian sama Raka. Feri ikutan girang, tapi Vita dikejar dosen karena sudah menghancurkan cermin yang ada di ruangannya.
Sejak Vita jadian sama Raka, Vita perlahan-lahan berubah. Menjadi lebih cantik. Feri lambat laun jadi kehilangan sosok Vita. Gadis menyuruh Feri mengambil cermin keramatnya tapi Feri menolak. Dia ngga mau menganggu Vita. Malah Gadis yang menghampiri Vita dan minta cermin itu. Saat Vita mau memberikannya, ia baru ingat kalau tak sengaja cermin itu ia titipi ke Raka. Gadis dan Feri pun mencari Raka. Karena lelah mereka mampir ke minimarket, di sana ternyata minimarketnya baru saja kerampokan. Dengan gagah berani Feri mengejar 3 kawanan perampok yang salah satunya ternyata dalah Raka.
Feri meninju Raka habis-habisan, Raka minta agar Feri tidak membongkar rahasianya. Tapi Feri yang sudah kadung sebal sama Raka langsung mengadukannya ke Vita. Vita tidak terima kalau Feri memfitnah Raka seperti itu. Raka itu cerdas dan dia anggota senat! Teriak Vita saat akhirnya mereka bertengkar. Raka lega karena Vita tidak percaya sama Feri. Tapi Feri tidak putus asa, ia terus mengikuti Raka untuk mendapatkan bukti sampai kemudian, Raka menemukan kelemahan Feri. Cermin kecil Feri yang sengaja jatuh dari tas Raka. Saat melihat cermin itu, Feri langsung berubah jadi narsis over dosis. Naasnya, Raka malah menggiring Feri dengan cermin itu dan mengurung Feri di kandang kambing. Gadis yang melihat hal itu berusaha menarik Feri keluar dari kandang kambing tapi Feri menolak. Ia sibuk narsis di depan cerminnya. Gadis menarik cermin itu tapi dia malah diseruduk sama kambing. Gadis pun pergi meminta bantuan kedua temannya. Tapi saat Gadis dan kedua temannya datang ke sana, ternyata Feri sudah hilang. Feri sibuk narsis ria sampai-sampai lupa kalau ia berjalan ke sembarang arah.
Gadis menelepon Vita dan meminta Vita cepat datang. Karena ikutan panic, Vita ikut mencari Feri. Akhirnya Vita menemukan Feri dalam keadaan tetap bercermin dan kakinya mau terperosok ke jurang kecil. Vita dan memeluk Feri, cermin di tangan Feri pecah. Vita ketakutan kalau Feri jatuh dan mati. Feri jadi tersentuh karena Vita khawatir.
Di sebuah balai-balai bamboo, Vita memberi kepala Feri yang terluka dengan obat. Melihat hal itu, Gadis cemburu dan merebut obat-obatan di tangan Vita. Gadis menyuruh Vita pergi tapi Vita ngga mau. Saat itulah Raka kembali datang dan meminta Vita pulang. Raka kesal karena melihat Feri baik-baik saja. Vita bingung antara pulang atau mengobati Feri. Vita akhirnya naik ke dalam mobil Raka dan pulang sama Raka. Tapi di rumah, ia selalu teringat Feri. Esoknya di kampus, Feri tidak kuliah.
Selama satu minggu, Feri menghilang. Ketiga temannya juga tidak tahu keberadaan Feri. Hal itu membuat Vita kehilangan. Sementara itu, Raka dan kedua temannya sedang merencanakan perampokan selanjutnya. Raka butuh uang banyak agar bisa membayar cicilan mobil yang setiap hari ia bawa ke kampus. Raka ingin hidup mewah padahal orang tuanya berasal dari keluarga biasa saja. Malam itu, mereka berencana merampok ke sebuah rumah yang ternyata adalah rumah Feri. Raka tidak mengetahui hal itu.
Saat Raka mau merampok, kebetulan Vita datang ke rumah Feri dan disambut oleh pelayannya Feri. Ketika pelayan memberikan teh pada Vita, Raka cs datang memakai topeng. Raka kaget melihat Vita dan hendak kabur tapi ditahan oleh kedua temannya. Vita pun disandera sama kedua temannya, beruntung Vita pernah menghadapi Feri saat masih sering mengerjai dia, jadilah Vita punya celah untuk melawan. Saat itulah, Vita menarik topeng Raka dan terkejut melihat pacarnya itu.
Vita marah pada Raka sementara Raka berusaha untuk menjelaskan. Sayang di kejauhan, mobil orang tua Feri datang. Kedua teman Raka segera menyeret Raka untuk pergi sebelum ditangkap polisi. Di rumah Vita sangat kecewa, ternyata dia sudah salah menilai Raka. Hanya dari pencitraan Raka semata. Aslinya Raka jauh lebih buruk dari Feri.
Esoknya Vita tak sengaja ketemu Feri di taman kampus, karena malu pada Feri, Vita akhirnya pergi. Feri menahan Vita. Vita pun curhat kalau hatinya hancur. Feri menjelaskan sama Vita kalau semua orang pasti punya kelemahan tapi bagaimana memperbaiki kelemahan itu adalah sebuah kelebihan. Raka minta maaf sama Vita dan berjanji akan memperbaiki kelemahan dirinya tapi Vita sudah terlanjur hilang rasa cintanya. Karena Raka pernah membohongi dirinya. Akhirnya Vita minta putus. Raka menyesal.
Melihat Feri yang murung karena jatuh cinta sama Vita, Gadis akhirnya mengalah. Ia dan kedua temannya mau membantu Feri untuk jadian sama Vita. Besoknya Gadis dan kedua teman Feri menculik Vita dan membawa Vita ke sebuah ruangan yang penuh cermin. Vita kaget karena Feri muncul di depan cermin dan bersikap normal saja. Feri bilang, selama satu minggu menghilang dia pergi ke ahli hypnosis dan psikolog. Feri mau meninggalkan penyakit narsis over dosisnya demi Vita. Soalnya kalau narsisnya masih akut, pasti bakalan merepotkan Vita terus. Vita tersipu malu. Feri bilang : Mencintai kamu lebih menyenangkan daripada mencintai diri sendiri.

***

3 comments:

  1. Kalau kirim skenario jadi apakah langsung ke stasiun TV yang biasa menayangkan FTV atau ke PH-PH..???

    ReplyDelete
  2. Aku baru baca sinopsisnya setelah nonton tadi, Mak. Ternyata sinopsis yagn dikasih pun nggak serta merta dibikin cerita semuanya, ya? Jadi ada beberapa bagian yang dihilangkan dan diganti, tapi tetap pada alur cerita yang sama. Okesip. Makasih, Mak, udah berbagi. :)))

    ReplyDelete

 
BLOGGER TEMPLATE BY Langit Amaravati