Contoh Sinopsis FTV - Antara Singkong Dan Cinta Dara

Friday, August 31, 2012


Antara Singkong Dan Cinta Dara
~ Rumah Pena Kreativa & Achi TM ~


Halo para pembaca blog Achi TM yang baik hati, budiman dan kantongnya makmur semua ^_^ Aamiin.
Kali ini saya mau bagi-bagi sinopsis FTV saya yang sudah di acc dan sudah diproduksi oleh Virgo Putra Film, nih. Salah satu FTV yang proses pembuatannya cukup panjang, banyak mengalami perubahan dari sinopsis awalnya dan punya banyak pesan moral. Satu yang selalu saya gembor-gemborkan dalam kursus menulis yang saya bina, bahwa saat menulis FTV jangan lupa selalu masukkan pesan moral! Ah... rasanya aneh, ya, bicarain nilai-nilai moral dalam sebuah FTV Romantis. Ehm... tapi buat yang sudah pernah menonton pasti setuju deh kalau FTV ini layak dikasih jempol. Karena saya ngga mendapatkan videonya di youtube, jadi saya publish saja posternya. Plus sinopsis awal yang membuat sinopsis ini di acc RCTI. Buat yang mau coba bikin sinopsis buat FTV RCTI, bisa tiru dan modifikasi gaya cerita dan menulis saya ;)

Semoga bermanfaat.

     Kisah sepotong cinta dalam sepotong singkong….
     Dara(22th) adalah perempuan shopaholic, cantik, energik, tapi kerjaannya hanya menghabiskan uang orang tua saja. Dara punya pacar bernama Bayu (24th). Bayu yang tampan, baik hati dan terlihat sayang pada Dara padahal sebenarnya ia hanya ingin harta orang tua Dara yang seorang pengusaha besar.
     Ujang (22th) Cuma perantau, dia berangkat dari kampung ke kota buat jualan singkong. Pernah suatu kali ia belum makan dan lapar, ia menjual singkong kepada Dara tapi Dara malah menampik singkongnya dan pergi. Itulah pertemuan pertama Dara dengan Tomi.
     Karena tagihan kartu kredit yang membengkak dan kekhawatiran orang tuanya atas sikap pemalas Dara. –Bahkan Dara tidak mau pergi kuliah!- orang tua Dara pun mencabut semua fasilitas yang dimiliki Dara. Mulai dari HP, kartu kredit sampai mobil. Jelas saja Dara kelabakan.
     Dara memang anak tunggal, tapi orang tuanya tidak mau Dara hanya menjadi orang yang konsumtif. Bisa-bisa perusahaan yang dibangun Ayahnya bangkrut dalam sekejap kalau Dara terus seperti itu. Dara harus belajar mencari uang sendiri. Orang tua Dara hanya memberikan Dara uang 100 ribu untuk makan selama satu minggu dan modal usaha Dara.
     Dara membaca banyak buku bisnis, tapi dia bĂȘte sendiri. Dara pun mencari makan dengan jalan kaki ke Mall. Di mall ia melihat ada sale sepatu bagus seharga Rp. 99.900! Pas banget dengan uang yang dia punya. Dara girang bukan main, ia membeli sepatu boot high heel yang keren itu dan membuang sandal jepitnya yang menurutnya sudah kusam.
     Tapi ternyata ia kelaparan, ia mencari makan di rumah tapi di rumah tidak ada bahan makanan. Ada note di kulkas : Dara harus bisa mandiri. Dara kesal dan merobek note itu. Dara mencari tukang makanan ke sana kemari. Dara membeli mie ayam tapi Dara hanya punya uang 100 perak, kembalian beli sepatu. Apes banget, deh. Dara hanya bisa duduk-duduk di taman. Saat itulah Tomi datang dan menawarkan singkong rebus untuk Dara. Dara menolak. Dia ogah makan singkong! Ngga level.
     Dara pulang tapi dia pingsan. Tomi mengangkutnya ke rumah kosnya yang kecil. Saat Dara siuman, Tomi memberikan ‘keju Indonesia’ kata Tomi kepada Dara. Dara makan dengan lahap, dicampur susu dan gula. Ternyata yang dimaksud Tomi dengan keju Indonesia adalah Singkong! Hehehe… awalnya Dara marah tapi dia malah ketagihan makan singkong. Tomi memberikan Dara banyak singkong, Dara senang tapi hanya bisa bayar 100 perak. Tomi menyimpan 100 perak itu baik-baik. Padahal uang 100 peraknya itu sudah somplak dan hitam.
     Tomi menerima telepon dari orang tuanya. Orang tua Tomi minta Tomi pulang. Tomi bilang mau pulang, karena dia juga kangen sama Sarah. Mendengar Tomi udah punya pacar, Dara merasakan ngga enak. Tomi bilang, Sarah bukan pacar, Cuma calon. Mudah-mudahan aja Sarah mau nerima lamaran aku, kata Tomi. Tomi pun mengantar Dara dengan sepeda.
     Di jalan, ia ketemu dengan Bayu. Bayu langsung menghajar Tomi karena dikiranya Tomi nyulik cewek orang sembarangan. Singkong yang mau dibawa Dara juga dibuang di jalan oleh Bayu. Tomi mengelus dada. Di rumah Dara ngambek, Bayu ngomel-ngomel. Orang tua Dara menenangkan Bayu, mereka minta agar Bayu mengerti bahwa orang tua Dara ingin agar Dara mandiri. Bayu pun mencoba paham demi niatnya untuk mengambil alih perusahaan orang tua Dara.
     Malamnya Dara lapar dan masak mie instan yang diam-diam dibelikan Bayu. Tapi Dara tidak nafsu makan mie, dia mendadak kangen mau makan singkong. Pagi-pagi sekali Dara pergi ke rumah Tomi tapi dia malah melihat Tomi pergi ke terminal bus. Kebetulan rumah Tomi dekat dengan terminal. Dara pun mengejar Tomi hingga ke terminal, Dara langsung menyusul Tomi naik Bus, duduk di sebelah Tomi. Tomi memberikan Dara singkong rebus manis, Dara senang dan makan dengan lahap. Mereka ngobrol panjang sampai tidak sadar kalau bus sudah melaju jauh masuk tol. Dara pun ketiduran, Tomi bingung. Saat kondektur menagih ongkos, terpaksa Tomi harus mengongkosi Dara.
     Sesampainya di kampung, Dara berteriak histeris. Kampungnya Tomi indah dan masih penuh nuansa pedesaan. Tapi Dara histeris karena dia berada di kampung Tomi secara tak sengaja. Tomi sudah berusaha membangunkan Dara tapi Dara tidur pulas sekali. Dara minta diajak pulang lagi tapi uang Tomi sudah habis buat ngongkosin Dara tadi. Dara tidak bawa uang dan tidak bawa HP. Alhasil dia pun terpaksa menginap di rumah Tomi. Orang tua Tomi termasuk ramah dan baik terhadap Dara tapi Dara tidak betah tinggal di tempat kumuh begitu.
     Tomi pun mengajari Dara bagaimana asyiknya hidup di desa. Mandi di sungai, buang air di bilik. Tidur beralaskan tikar, kalau malam hanya ada nyala lampu teplok. Dara tergugah oleh kebaikan hati Tomi. Apalagi di sana, Tomi selalu memasak aneka makanan dari singkong. Orang tua Tomi ternyata punya kebun singkong.
     Sementara itu di Jakarta, Bayu yang hendak membawakan Dara Pizza, terkejut karena Dara tidak ada di rumah dan di manapun. Orang tua Dara pulang dari kantor dan menyuruh semua anak buah mereka mencari Dara. Tapi sampai 2 hari, Dara juga belum ada kabar. Polisi pun mulai mencari Dara.
     Satu hari, Dara mendapati Tomi tidak di rumah, ternyata Tomi pergi ke kebun jagung. Tempat Sarah bekerja, Tomi terlihat merayu Sarah, Sarah tersipu malu. Tomi membelikan Sarah cincin emas yang bagus. Dara jadi kesal.
     Dara kesal karena Tomi bilang dia tidak punya uang lagi  untuk mengantar Dara pulang ke Jakarta, tapi kenapa bisa beli cincin emas? Tomi cerita cincin itu dia beli sebelum pulang ke desa. Sebelum Dara naik Bus. Tomi pun cerita, dia mencintai Sarah, ingin melamar Sarah tapi Sarah selalu tidak pernah menjawab perasaan Tomi. Hanya diam saja, waktu dikasih cincin pun diam saja.
     Dara kangen sama Bayu, ia pun minta pekerjaan kepada Tomi. Tomi mengajak Dara untuk mencabut singkong, hasilnya lumayan. Tomi pun mengajari Dara mencabut singkong, Dara juga belajar mengolah singkong. Ia banyak menghabiskan waktu dengan Dara. Bermain di sungai, melintasi perbukitan, menikmati lampion di tengah sawah.
Ketika Tomi sedang menghabiskan waktu bersama Sarah, Dara jadi cemburu. Dara bingung dengan perasaannya. Sampai suatu hari, Dara mendengar pembicaraan Sarah dengan temannya.
     Teman Sarah bertanya apakah Sarah tidak cemburu kalau Tomi dekat dengan Dara? Sarah menjawab tidak cemburu sama sekali karena sebenarnya ia sudah punya pacar orang Jakarta. Ia sudah pacaran dengan orang Jakarta itu selama 3 bulan. Kata Sarah, besok pagi jam 10, orang Jakarta itu akan datang menemui Sarah di ladang jagung. Jam-jam segitu, Tomi lagi sibuk di kebon singkong.
     Dara bergegas pulang ke rumah, dia minta Tomi untuk datang besok ke ladang jagung untuk menemui pacar Sarah. Tomi nampak sedih, Tomi tidak mau menemui Dara karena berpikir Dara jahat karena sudah mengadu dombanya. Dara akan membuktikan sama Tomi kalau dia benar tapi Dara tidak punya kamera atau apapun. Dara bĂȘte.
      Akhirnya Dara membuktikan sendiri dengan pergi ke kebun jagung Sarah. Di sana, ternyata Sarah berjumpa dengan pacarnya yang berasal dari kota yaitu Bayu. Dara kaget bukan main, kebetulan saat itu, Tomi yang penasaran juga pergi ke kebun jagung Sarah. Alhasil Dara melabrak Bayu lalu pergi, Tomi juga meminta cincin emasnya dari Sarah dan pergi dengan terluka. Sarah minta maaf tapi tangannya ditarik oleh Bayu.
      Bayu menghampiri Dara di tepi sungai, Dara marah bukan main. Dara memutuskan hubungannya dengan Bayu. Bayu sama sekali tidak menyangka kalau ada Dara di kampung ini. Akhirnya Dara pergi meninggalkan Bayu. Di rumah Tomi, Tomi menghampiri Dara dan menghiburnya. Mereka curhat di perbukitan yang indah. Dara juga menghibur Tomi. Mereka makan singkong bareng.
     Bayu menelepon kedua orang tua Dara. Esoknya orang tua Dara datang menjemput Dara. Di sana Bayu minta maaf karena sudah menduakan Dara. Di depan Sarah, Bayu bilang lebih memilih Dara daripada Sarah. Mendengar hal itu, jelas saja Tomi geram dan memukul Bayu. Dara dan Sarah sama-sama mencoba menghentikan Tomi. Dara menolak kembali pada Bayu. Ia memilih untuk pulang. Dara pun pulang ke rumahnya.
     Di rumahnya dia bukannya kangen dengan Bayu malah kangen kepada Tomi. Tomi pun begitu, Sarah berusaha minta maaf tapi Tomi menolak. Karena ada orang lain yang dia kangeni. Suatu hari, Dara menerima surat misterius. Seseorang menunggunya di sebuah restoran. Dara datang dan melihat Tomi memakai jas dan necis. Tomi bilang, selama 2 bulan ngga ketemu Dara, dia selalu bekerja keras hingga akhirnya jadi jurangan singkong di kampung. Dan sekarang Tomi mau melamar Dara. Tomi memberikan sebuah tempat cincin yang indah. Tapi saat dibuka oleh Dara isinya ternyata koin seratus perak yang sudah penyok dan kehitaman. Yang dulu pernah diberikan Dara.
     Tomi bilang, sejak Dara memberikan sekeping koin itu, sekeping hati di dalam diri Tomi mulai dicuri. Kepingan itu semakin besar ketika tahu bahwa Tomi kangen dan suka sama Dara. Selama ini dia selalu buta oleh kecantikan Sarah. Ternyata cincin emas yang dibelikan Tomi ada di atas piring makan yang tertutup tudung besi. Tomi memberikan cincin kepada Dara. Dara pikir mereka akan pulang naik mobil tapi ternyata mereka masih naik sepeda. Sepeda penuh singkong! Aku mau melamar ke rumah kamu sekarang! Mas kawinnya singkong! Ujar Tomi, Dara pun terbahak-bahak.

***

54 comments:

  1. aku nangis bacanya hihihi, cengeng banget aku
    Bund awalnya namanya Ujang, kok jadi Tomy

    ReplyDelete
  2. iya ini ada revisian yang kelewat hahaha... ini sinopsis awal soalnya bkn sinopsis revisi. Nyari sinops revisinya susah :( maklum lemah di dokumentasi. Btw kenapa Nyi nangis baca ini?

    ReplyDelete
  3. waaahh.. membaca sambil mencari pengalaman neh mbk.. musti sering2 BW ke sini.. ;p

    ReplyDelete
  4. Harus dan kudu wajib Dwi Ayu sering ke sini hehehe :D nanti saya bagi-bagi lagi sinopsis FTV saya yang sudah tayang. Ubek2 dulu ya yang kira-kira FTVnya terkenal. Share blog ini dong biar rame :)

    ReplyDelete
  5. Replies
    1. iya mba Naqiyyah :D itu ada link FTVnya, coba aja tonton, bagus deh :)

      Delete
    2. Mbak berapa sih bayaran sebuah sinopsis itu? Maaf ya pertanyaan pemula nih

      Delete
    3. mas nawi, honor tergantung PH dan stasiun TV. Untuk sinopsis kisarannya antara 500 ribu sd 1 juta, beberapa kasus ada juga yang sampai 2 juta. Jadi tidak bisa dipukul rata.

      Delete
  6. kalo udaah buat sinopsis ftv thu ngirimnya dimana y?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kirim ke PH, nanti PH yang akan kirim ke stasiun TV yang membutuhkan.

      Delete
  7. Replies
    1. Production House, Perusahaan yang memproduksi film. Di sana ada produser, sutradara, orang casting, penulis skenario, dll.

      Delete
  8. berarti gak lewat email ya.. harus datang ke perusahaannya.. q minta tolong contoh sinopsis cerita tentang laki2 yang kesulitan mencari cinta..dan dia menunggu wanita itu untuk cinta kepadanya. tapi usahanya nihil. si cewek itu malah sering2 ganti2 pacar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada PH yang mengharuskan datang ke kantornya untuk sekedar meeting, tapi ada juga yang ngga. Umumnya naskah dikirim by email semua gak diantar ke kantor

      Delete
    2. mbak. bisa minta alamat email PH yang menerima sinobsis semacam ini? makasih mbak..
      infonya keren sekali :3

      Delete
    3. Parah banget nih anak. Kak, bisa minta alamat PH yang bisa dipertanggungjawabkan? trims

      Delete
  9. mba mau tanya pemeran dara siapa yah namanya???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurang tahu Wahyu hehehe... kurang hapal nama-nama artis, mungkin bisa di search di google :)

      Delete
  10. gue pengen di ajarin ni cara buat sinopsis yang baik, gimana cara ngubungin mbak nya, saya udah berkali kali nyoba tpi pas di baca ulang ya gak enak. jdi bisa di bantuin gak :) saolnya temen temen bilang kisah nya itu bagus klo di buat film tpi susah buat numpahin nya ke sinopsis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa ikut kursus di RUMAH PENA, saya dan suami yang ngajar.
      Sms aja ke 085643376193

      Delete
  11. kak, kalo buat sinopsis, terus buat naskahnya gak, misalkan sinopsisnya mau dikirim?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertama kirim sinopsis dulu ke PH, kalau sinopsisnya di acc baru nanti PH minta buatkan naskahnya.

      Delete
    2. kalo kita cuma bs bikin sinopsisnya doang n ga bs bikin naskah gmn mba,..

      Delete
    3. Asep, ya,. kita dibayarnya seharga sinopsis aja. Nanti naskah dilempar ke penulis skenarionya.

      Delete
  12. aku udah punya beberapa sinopsis N skenario Mbak....bisa bantu ngirimnya gimana dan di mana gak mbak? terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba kirim ke Starvision, bisa googling webnya. Ada alamat emailnya di sana ^^

      Delete
  13. aku pengen banget ngirim skenario ftv mbak tapi format dll pnyaku masih berantakan.. bisa minta contoh yang biasa di gunakan sampean ya yang sudah tayang juga gpp buat pandua... oia ini emailku : yudazakera@yahoo.co.id

    trimakasiih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nanti kalau ada waktu senggang saya posting contoh skenarionya di sini ya :) tetap semangat.

      Delete
  14. kalau saya pengin ngajuin sinopsis juga, saya harus ngehubungin siapa ya mbak?

    ReplyDelete
  15. Taunya mbak ini penulis novel, ternyata penulis sinopsis FTV juga. Keren!:))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, awalnya saya nulis novel dari tahun 2005, kemudian tahun 2007 menggeluti dunia skenario sampai 2009. Tahun 2009 saya bikin novel lagi sampai sekarang, setahun minimal 2 buku saya terbit. Dari 2007 sd sekarang juga aktif menulis skenario. Salam kenal.

      Delete
  16. Halo Selvia, sudah baca novel saya yang mana? ^^ iya saya sehari-hari menulis naskah skenario.

    ReplyDelete
  17. Keren. :) bahasa sinopsis itu memang harus sederhana ta mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bahasa sinopsis ngga usah kebanyakan majas/pengandaian seperti di novel :D

      Delete
  18. saya udah nonton ftvnya lucu.. saya pengen mbak ikut kursusnya.. saya suka bgt nuliss.. tp saya di surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agni, bisa ikut kursus online, langsung aja WA ke 085643376193. Nanti dikasih tahu biayanya. FYI, kursusnya privat dan akan diajak magang nulis skenario bareng saya.

      Delete
  19. Kak, kalau kita uda punya sinopsis dan skenarionya juga, ngirimnya gimana? Apa kita ajuin sinopsis dulu atau boleh sekaligus dengan novelnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pihak Produser PH akan baca sinopsis dulu, kalau sinopsis oke mereka baru minta skenarionya. Kalau mau mengajukan novel untuk difilmkan boleh dikirim sekalian.

      Delete
  20. Tadaaa....akhirnya saya bisa baca tulisan sinopsis. Jadi lebih tahu model sinopsis FTV yang sebenarnya spt apa. Plus sinopsis yg sudah di ACC tentunya

    ReplyDelete
  21. Terimakasih mbak Achi... sangat membantu nih contoh sinopsisnya...

    ReplyDelete
  22. Saya lg nyoba bikin skenario film anak mbak, sudah jadi dikirim ke mana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa googling alamat-alamat PH, bisa kirimkan print out juga. Saya kurang hapal :D

      Delete
  23. Mbak mau tanya, jadi bisa ya cuma kirim sinopsisnya aja nggak sekalian sama skenarionya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa banget. Karena pihak TV sendiri juga minta sinopsis dulu, kok.

      Delete
  24. selamat sore mbak achi, mbak mau nanyak kalo misalnya kita punya sinopsis tapi naskah blm jadi , trus mau dikirim ke PH. formatnya pengirimannya gmana ya mbak? apa ada yang lain yang harus disertakan selain sinopsis? terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Format sinopsis biasa, pakai TNR atau Courier New uk 12, spasi satu dan dikirim ke alamat PH. Banyak kok alamat email PH bisa digoogling. Dikirim aja sinopsis, premis, nama lengkap dan nomor HP kamu. Selamat mencoba.

      Delete
  25. Malem Mbak, mbak maaf boleh minta kontak mba ga? Email ataupun apa.. Ada yang saya mau tanyakan sama mbak achi.. Terimakasih

    ReplyDelete
  26. Malam mbak Achi, saya mau tanya kalau kirim sinopsis ke PH trus di acc sama PH nya emang dikasih waktu berapa lama yah untuk deadline penyelesaian skenario lengkap nya? Terima kasih..

    ReplyDelete

 
BLOGGER TEMPLATE BY Langit Amaravati